03
Apr
09

Chef Andal Farah Quinn: Yang Penting Sehat…

farah_quinn1n739694759_958914_3720TEMPO Interaktif, Jakarta: Pekan ini akan menjadi yang tersibuk bagi Farah Fauzan Quinn. Pasalnya, syuting acara Ala Chef yang dipandunya bakal menjelajah lagi ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Acara tersebut lumayan menyedot perhatian tak dimungkiri salah satunya karena kehadiran wanita cantik ini. “Saya bersyukur mendapat perhatian,” katanya saat ditemui Tempo, Kamis lalu.

Bekalnya menjadi pembawa acara kuliner ini bukan main-main. Sebelumnya, Farah telah menyandang predikat chef dengan spesialisasi pastry. Soal gaya bicaranya yang Indonesia campur Inggris itu, ada yang sempat mengkritik. Tapi ia mengelak disebut kebule-bulean.

“Kalau bicara bahasa Indonesia, maka saya bicara dengan bahasa yang benar. Demikian juga ketika bicara bahasa Inggris,” kata perempuan asal Palembang ini.  Sejak SD sampai tamat SMA dan kuliah finance di Amerika, memasak tetap menggairahkan untuknya. “Saya pikir sekalian saja kuliah lagi di bidang kuliner,” kenangnya.

Sambil kuliah di Pittsburgh Culinary Institute, Farah nyambi bekerja di Lydia’s Pittsburgh, restoran Italia terkenal di Pittsburgh, Pennsylvania. Lulus kuliah, Farah pindah ke Phoenix, Arizona, menjadi ahli pastry di Arizona Biltmore Resort. Belajar tetap dilakoninya di World Pastry Championships dan sempat berguru kepada ahli pastry seperti Ewald Notter dan Collete Peters.

Pada 2005, di bawah arahan chef selebritas James Mullaney, Farah berkesempatan membuat makanan penutup untuk Pertemuan G-8 di Sea Island, Georgia. Olahannya dicicipi Ibu Negara AS, Laura Bush, dan sejumlah delegasi lain.

Tahun itu juga Farah dan suaminya, Carson Quinn, membuka restoran Camus di New York. Restoran berbintang empat itu kini sudah dijualnya. Membuat restoran baru, Farah masih berpikir-pikir.

Penampilan buatnya sama pentingnya dengan kemampuan memasak. “Saya cinta fashion. Apalagi dengan terjun ke industri ini,” kata perempuan yang rutin ke gym dan latihan kardio 30 menit tiga kali seminggu itu.

Untuk selera, Farah tak akan pernah mau memilih antara masakan Indonesia dan sajian luar. “Saya cenderung mix, yang penting sehat,” kata pencinta masakan bakar dan sayuran ini.
Kebiasaan makan sehat ini ingin ia tularkan kepada pemirsa. “Sehat juga bisa yummy, meski mengorbankan sedikit cita rasa. Mulai saja dengan menghindari MSG (monosodium glutamate),” kata wanita yang sangat ingin menulis buku kuliner sehat ini.

Biodata:
Farah Fauzan Quinn
Kelahiran: Bandung, 8 April 1980
Berat dan tinggi badan: 50 kg/172 cm
Suami: Carson Quinn
Anak: Armand Fauzan Quinn
Pendidikan: Pittsburgh Culinary Institute

Karier:
Pembawa acara Ala Chef sejak November 2008
Mendirikan restoran Camus, 2005
Chef di Lydia’s Pittsburgh, Pennsylvania
Ahli pastry di Arizona Biltmore Resort, Phoenix, Arizona
Chef di Pertemuan G-8 di Sea Island, Georgia, 2005 

 

sumber : www.tempointeraktif.com

n739694759_837209_3797


2 Responses to “Chef Andal Farah Quinn: Yang Penting Sehat…”


  1. April 8, 2009 pukul 12:32 pm

    Masa foto seksinya cuma satu….. Ayolah san…. Gw tau u masih punya byk di HP n Komp u……..
    hahah…….

  2. April 8, 2009 pukul 12:48 pm

    San… Yg penting sehat atau yg penting Sexy????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: